Entah..
Diamku beribu arti
Teriak'ku sejuta makna
Hilang berbekas memory yang hanya bisa dipahami olehku sendiri
Tertatih diantara kepingan cermin yang terserak
Menggores ditiap langkah
Mencoba menunduk mengusap tiap tetesan darahnya
Tak mampu menghapus rasa perih yang dirasa
Samar terlihat pantulan wajah yang kusam
Tak kukenali meski begitu dekat aku manatapnya
Terserak antara guratan2 airmata yang menetes pelan
Pelan..semakin deras..semakin dan semakin deras
Jauh kukejar harapan yang sempat ku genggam
Semakin samar tertutup kabut
Dan akhirnya sirna
Kutundukkan lagi wajahku
Semakin dekat diantara puing cermin tadi
Semakin tak kukenali wajah yang tampak
Sementara kabut semakin tebal
Benar2 merebutmu dari genggamanku
Meninggalkan sepenggal cerita yang belum selesai kutuangkan dalam imajinasiku
*belum bisa berdamai dengan masa lalu